The Blog

Pada 28 mei 2019 kampus iain Kediri bersama dengan seluruh ptkin di Indonesia secara serempak melaksanakan ujian masuk mahasiswa baru tahun ajaran 2019/2020. Pelaksanaan UM PTKIN 2019 ini dilakukan dengan dua sistem yaitu paper based test (PBT) dan computer based test (CBT) atau sistem seleksi elektronik (SSE).

SSE yang dilaksanakan di laboratorium terpadu ini dilaksanakan secara dua tahap sejak pukul 06.30 hingga pukul 13.30. Diikuti oleh 120 peserta dari berbagai daerah, proses seleksi berjalan dengan baik dan lancar. Hal ini tidak lepas dari support semua pihak termasuk rektorat, bagian akademik, bagian umum dan UPT TIPD.

Banyak hal yang jauh hari dipersiapkan dalam melaksanakan SSE ini termasuk pengadaan dua laboratorium baru yang di desain khusus standar CBT hingga penambahan bandwidth internet merupakan upaya yang dilakukan agar penyelenggaraan SSE berjalan dengan lancar.

Bapak Rofik Efendi, S.Kom, MM., selaku Kepala TIPD dan penanggung jawab SSE UM PTKIN 2019 menjelaskan bahwa pelaksanaan SSE secara umum sudah berjalan dengan baik, meskipun ada sedikit kendala yang terjadi ketika sesi pertama itu adalah masalah dari server pusat yang Alhamdulillah cepat tertangani. Pak Rofik menambahkan “target kedepan, kita akan melaksanakan SSE ini tidak hanya untuk PTKIN saja namun juga ujian mandiri Kampus, selain itu kita juga akan menambahkan sarana dan prasarana agar kuota peserta SSE meningkat”.

Salah satu peserta SSE yang bernama Dian mulyani yang sempat diwawancarai secara singkat mengaku puas dan senang mengikuti proses seleksi dengan sistem sse ini karena merupakan pengalaman baru dalam mengikuti ujian. selain itu ruangan yang bersih, tenang dan sejuk ber AC menjadi poin positif dalam pelaksanaan SSE UM PTKIN di IAIN Kediri ini. “Semoga saya lulus dan diterima masuk di IAIN Kediri pak“, imbuh Dian yang ingin masuk prodi PAI IAIN Kediri menutup wawancara kami. [syam]

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website